Dinas Kesehatan Menyelenggarakan Workshop Penggunaan Dan Perawatan Alat Mesin Fogging


jagadpos.id, Malang - Menghadapi pergantian musim dari musim kemarau ke musim hujan biasanya bermunculan berbagai masalah yang berhubungan dengan penyakit, salah satunya adalah DBD, oleh karena itu Dinas Kesehatan Kabupaten Malang menyelenggarakan workshop mengenai penggunaan dan perawatan alat mesin fogging yang dilaksanakan digedung aula dilingkungan kantor Dinas kesehatan Kabupaten Malang.

Workshop ini dilaksanakan selama 3 hari, mulai tanggal 25/2 sampai dengan tanggal 27/2/2020 dan diikuti oleh 39 puskesmas yang ada di Kabupaten Malang. Tujuan dari workshop ini sebagai persiapan agar petugas memahami penggunaan dan sekaligus perawatan dari alat mesin fogging baik sebelum dan sesudah alat mesin foging ini digunakan.

Yang pastinya dengan datangnya musim hujan ini biasanya penyakit DBD juga merajalela, jadi setiap Puskesmas harus siap alat mesin foggingnya, meskipun di Kabupaten Malang dari tahun ketahun penderita DBD nya menurun, tetapi tetap saja dengan siap siaga akan lebih baik.

Setiap ada laporan apabila ada masyarakat yang terkena DBD, dan ada jentik nyamuk setelah di PE (pendidikan Epidemiologi), sudah merupakan syarat untuk bisa dilakukan pengasapan (fogging).

Drg.Arbani Mukti Wibowo selaku Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Malang dalam penjelasannya ketika membuka workshop tersebut mengatakan, "seluruh element harus tanggap dan selalu siap siaga, sebagai petugas harus memulai dari diri dan lingkungan tempat kerja juga tempat tinggal sendiri karena tempat kita kerja merupakan rumah kedua kita dimana waktu kita akan lebih banyak ditempat kerja, kalo kita sudah bisa menjaga untuk diri kita masing-masing barulah kita bisa memberi pengarahan keorang lain".

"Setiap petugas di lingkungan Puskesmas harus mempunyai program berskala, untuk melakukan sosialisasi mengenai pencegahan DBD secara bergiliran dari rumah kerumah, ke masjid dan mushollah juga kesekolah-sekolah, memang untuk mencegah 100% tidak bisa tetapi setidaknya untuk menguranginya kita pasti bisa," tambahnya. (end/jgp edit)

Reactions

Post a Comment

0 Comments