Polres Malang Semprot Cairan Disinfektan Guna Memutus Mata Rantai Virus Covid-19


jagadpos.id, Malang - Jajaran kepolisian Polres Malang melaksanakan penyemprotan cairan disinfektan diwilayah Desa Sumberporong, Kecamatan Lawang. Penyemprotan ini sebagai bukti kepedulian dari pihak Kepolisian Polres Malang dalam melawan adanya virus Covid-19 dan setidaknya mengantisipasi dalam memutus mata rantai penyebaran virus ini yang memang sampai saat ini ternyata masih meresahkan sekaligus menakutkan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Hari ini, Selasa (31/3), serentak diseluruh wilayah Kabupaten, 33 kecamatan dilaksanakan penyemprotan oleh pihak Polres Malang dengan dinas-dinas terkait yang ada dikabupaten Malang.

Pelaksanaan penyemprotan ini menggunakan mobil watercanon yang berkapasitas 5000 liter cairan disinfektan, penyemprotan dimulai dari depan Kantor Desa kemudian dilanjutkan menyusuri jalan-jalan yang ada diwilayah desa.

Kepala Desa Sumberporong Idhing Ningrum menjelaskan, kegiatan ini diharapkan bisa membuat warganya tenang karena dengan kepanikan tidak akan menyelesaikan masalah dalam melawan virus Covid-19 ini.

Kepala Desa juga menghimbau kepada seluruh warganya agar tetap menjaga kesehatan dan tetap mematuhi apa yang sudah diarahkan oleh pemerintah, apa yang sudah ditetapkan merupakan yang terbaik bagi semua yang terpenting tetap menjaga kesehatan mulai dari diri sendiri, keluarga kemudian lingkungan disekitar kita.

Idhing Ningrum juga menghimbau kepada seluruh warganya agar disetiap rumah, diluarnya menyediakan tempat untuk mencuci tangan, "harus tetap waspada terhadap tamu dari luar kota dan segera mengiformasikan kepada bidan atau perawat setempat dan melaporkan kepada masing-masing RT juga RW yang memang sudah disiagakan, disini kita tidak perlu mencari siapa yang benar dan siapa yang salah lebih baik kita kita bersatu dan guyub dalam melawan penyebaran virus Covid-19 ini," jelas Idhing.

Kapolsek Lawang Kompol Hari Subagiyo SH, M, H menjelaskan, penyemprotan cairan disinfektan ini bentuk kepedulian dari kami pihak kepolisian dalam menghadapi penyebaran virus ini, penyemprotan dengan menggunakan kendaraan water canon yang canggih yang biasanya kita pakai perang karena mobil ini anti peluru demi untuk penyemprotan ini sengaja mobil ini dimodifikasi sedemikian guna untuk pelaksanaan penyemprotan dengan tekanan penyemprotan yang sangat kuat.

Dalam menanggapi pertanyaan awak media mengenai beredarnya spanduk bentuk penolakan dari masyarakat Desa Sumberporong yang merasa keberatan kalau Rumah Sakit Jiwa (RSJ) dijadikan rujukan untuk karantina pasien Covid-19.

Kapolsek menjelaskan, kalau kita harus tetap menghargai apa yang menjadi ketakutan masyarakat tetapi kita juga harus menjelaskan dengan sebijak-bijaknya kalau pihak RSJ bertindak sebagai tim medis yang profesional yang tentunya pasti sudah memikirkan persiapan dengan matang tentang antisipasi penularan dan sebagainya, RSJ juga sangat berhati-hati dalam penyediaan ruangan yang steril, jadi masyarakat tidak perlu resah dan panik tetapi tetap saja harus waspada dan berjaga-jaga mengantisipasi dalam menjaga kesehatan diri masing-masing dan tentunya tetap mematuhi arahan dari pemerintah. (End/Nad)

Reactions

Post a Comment

0 Comments