Dua Wartawan "Berkelahi" Kejutkan Walikota Madiun Maidi Saat Ultah


Dua wartawan saat berkelahi

jagadpos.id, Madiun - Gelaran Forum Komunikasi Sinergitas Pers Pemerintah Kota Madiun diwarnai keributan, Selasa (12/5/2020). Dua orang wartawan tiba-tiba beradu mulut dan nyaris baku hantam saat berlangsungnya acara di GCIO Dinas Kominfo tersebut. Tak heran, kegiatan yang sebelumnya berlangsung santai berubah jadi tegang. Apalagi, itu terjadi saat Walikota Madiun Maidi tengah memberikan sambutan. 

Bahkan, walikota langsung bereaksi. Sejumlah wartawan lain yang mau mendekat diminta untuk kembali duduk ditempat masing-masing. Namun, suasana langsung berubah ketika walikota ingin turut melerai. Sebuah tumpeng berhiaskan angka 59 tiba-tiba datang dari sisi lain tak jauh dari lokasi perkelahian.

Kejadian tersebut memang bukan sungguhan. Namun, hanya aksi prank para awak media kepada walikota Madiun yang tepat merayakan hari ulang tahun ke-59 pada 12 Mei ini. Tak heran, walikota yang sempat terkaget berubah jadi tersenyum haru.

"Kaget saya, apalagi sudah banting hp apa kamera tadi. Masak media gelut. Selama ini kan tidak pernah seperti itu,’’ kata walikota usai aksi prank para wartawan tersebut.

Bahkan, Maidi sempat bergumam bahwa yang terjadi adalah masalah berat. Apalagi, kalau sampai merembet ke wartawan lain. Walikota mengaku tak pernah menyangka kalau kejadian tersebut ulah sengaja wartawan. Walikota Madiun juga berencana mengajak kedua wartawan yang terlibat perkelahian itu untuk bermediasi.
Walikota Madiun, Maidi saat tiup lilin pada ulantah yang ke-59

‘’Kalau tahu tadi hanya akal-akalan, ya tak biarkan. Kalau tidak sandiwara mau saya adu sekalian di sumber umis sana,’’ canda walikota Madiun.

Walikota Madiun memang cukup banyak pengalaman mengatasi hal seperti itu. Sebab, sering terjadi kala dirinya masih menjadi pendidik dulu. Bahkan, anak didik yang terlibat perkelahian lebih banyak. Walikota tahu benar apa dan bagaimana mengatasinya. 

Terlepas itu, walikota mengucapkan terima kasih atas kejutan yang diberikan. Bahkan, dia mengaku tak mengingat hari ini merupakan hari lahirnya. Maklum, walikota cukup banyak kegiatan. Apalagi, dalam masa pandemi ini. Walikota menyebut usia boleh tua namun penampilan harus tetap muda. Muda yang dimaksud, lincah dalam menjalankan tugas, professional, dan tidak ketinggalan perkembangan dunia. 

"Jadi walaupun tua, cara kita bekerja, cara kita melayani, cara kita berfikir tetap harus muda. Muda yang lincah, semangat, dan selalu ingin berkembang,’’ pungkasnya. (s.rud)

Reactions

Post a Comment

0 Comments