Hari Pertama PSBB, Pasar Singosari Dipadati Pengunjung



jagadpos.id, Malang - Minggu, (17/5) ditetapkan sebagai hari pertama pelaksanaan PSBB namun ironisnya terjadi pemadatan pengunjung di Pasar Singosari, Kabupaten Malang. Drs. HM Sanusi selaku Bupati Malang bersama Forpimda dan didampingi Muspika Kecamatan Singosari meninjau secara langsung keadaan pelaksanaan PSBB hari pertama, melihat pengunjung yang membludak, Bupati Malang langsung memerintahkan segera memberlakukan pembatasan pedagang dengan menerapkan sistem ganjil-genap.

Dr. Agung Purwanto M Si selaku Kepala Dinas Perindag kabupaten Malang dengan dibantu Muspika Kecamatan Singosari langsung menindaklanjuti dengan memasang selebaran aturan/himbauan. Kepala Unit pasar Singosari Anton Apriansyah sendiri sempat kaget dengan padatnya pengunjung dipasar ini apalagi satu hari sebelumnya sudah disosialisasikan tentang penerapan pelaksanaan PSBB, tetapi para pedagang meminta dimaklumi karena mereka mengalami stres berat dalam melawan pandemi Covid-19 ini.

Bagi pedagang yang sudah terlanjur mengambil dagangan 2 bulan sebelum putusan pelaksanaan PSBB ini mengalami kepanikan akan dikemanakan dagangannya ini, harapan memperoleh keuntungan dengan berjualan baju lebaran menjadi mimpi saja saat ini, padatnya pengunjung dikarenakan pelaksanaan PSBB yang jatuh tepat hari minggu terakhir menjelang lebaran dimana mereka juga baru menerima THR an, dan pengunjung ingin membeli persediaan selama penerapan PSBB takut nanti kebutuhan yang langka oleh karena itu terjadilah pemadatan pengunjung.

Kepala Unit Pasar Singosari sudah berusaha memberikan sosialisasi bagaimana pelaksanaan PSBB ini sangat penting dipahami guna pemutusan mata rantai pandemi Covid -19. Jadi, bukan memutus rejeki pedagang.

Meskipun terjadi pemadatan pengunjung, tetapi semua masih tetap menjalankan aturan Pemerintah yaitu tetap memakai masker dan mencuci tangan saat datang dan akan meninggalkan pasar ini. Setelah ajuan pedagang yang memintah kelonggaran berjualan selama H-5 ditolak akhirnya pedagang pasrah dengan mengikuti berjualan secara ganjil-genap. (End/Adel)

Reactions

Post a Comment

0 Comments