Kue Tradisional Rengginang Desa Kedungjati Dan Bumdes Berjalan Lancar

Kepala Desa Kedungjati Agus Purwanto,SE bersama Sekdes  Daha Inufai

jagadpos.id, Madiun - Desa Kedungjati Kecamatan Balerejo Kabupaten Madiun Jawa Timur, salah satu pengrajin kue tradisional yang tak kehilangan pengemarnya. Setiap hari, Hj Tarmi  RT 17 RW 4 Desa Kedungjati disibukkan dengan kiloan beras ketan yang siap diolah menjadi rengginang sudah diproduksi sejak tahun 2000, sudah 20 tahun yang lalu rengginang produksi Tarmi tetap jalan sampai sekarang.

Menurut Tarmi, masih banyak orang mengunakan alat modern, tapi menurutnya ia tetap pakai tradisional, "rengginang yang saya bikin, Alhamdulillah dipasaran di terima di masyarakat, banyak yang pesan seperti toko-toko 20-30 kg diambil sendiri," kata Tarmi, Selasa (23/6/2020).

Tarmi menambahkan selain rengginang juga ada sambel pecel, jenang, madumongso, jadah dan wajik, "sebelum ada covid-19 yang pesan banyak sekali karena orang hajatan maupun keluar negeri, tapi Alhamdulillah saat Covid-19 ini masih ada yang pesan," ujarnya.

Sekertaris Desa Kedungjati Daha Inufai menambahkan, dalam rangka memfasilitasi dan menangkap peluang selain UMKM pengrajin kue juga Desa Kedungjati punya Bumdes yang menyewakan mesin mixer beton (molen), plat drainase ada 20 biji dengan panjang 2,4 meter serta tinggi 60 cm dan mempunyai aset satu laptop serta printer 2 serta molen 2.

"Dengan harapan tim pengelola kegiatan dapat dengan lancar melaksanakan agenda pembangunan, tidak hanya diperuntukan pada kegiatan pembangunan di Desa Kedungjati, secara luas mesin molen ini dapat digunakan untuk seluruh warga Kedungjati secara pribadi," ujar Daha.

Pengrajin kue rengginang Hj.Tarmi

Lebih lanjut mesin molen ini dikelola sepenuhnya oleh Bumdes  yang diketuai Rochmad Ali Wijaya, melalui sistem dimana biaya sewa dihitung per harinya Rp 50.000,- , "dengan usaha sistem sewa, Bumdes dapat meningkatkan pendapatan asli Desa," ujar Sekertaris Desa Kedungjati Daha Inufai.

Ia menambahkan untuk UMKM   pengarjin kue Desa Kedungjati antara lain Paritun RT 14, Nurwati RT 15, Presi Tita Untara RT 15 dan Hj Tarmi RT 17 RW 4.

Sementara Kepala Desa Kedungjati Agus Purwanto,SE menambahkan Bumdes sendiri merupakan badan usaha yang seluruhnya  atau sebagian permodalan berasal dari Desa, modal yang disisihkan nantinya bisa dimanfaatkan untuk menciptakan lapangan pekerjaan ataupun meningkatkan pelayanan masyarakat, terkait Bumdes bisa dijadikan aset agar bisa membantu kesejahteraan masyarakat.

"sedangkan untuk UMKM pengrajin kue bisa meningkatkan kesejahteraan itu sendiri, agar produksinya bisa berkembang sesuai harapan mereka," ujar Kepala Desa Kedungjati Agus Purwanto.(Adv/s.rud)

Reactions

Post a Comment

0 Comments