Respon Gerakan Kubu Sebelah, Relawan Sugiri Sancoko Gelar Doa Bersama

Foto: Ketua Relawan Sugiri Sancoko, Sukijo menyerahkan pernyataan sikap dukungan kepada ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ponorogo, Sabtu (8/8/2020).

Ponorogo – Relawan Sugiri Sancoko yang terdiri atas berbagai unsur berkumpul di Kantor Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP), Jalan Budi Utomo 10, Kabupaten Ponorogo, Sabtu (8/8/2020). Mereka menggelar doa bersama dan menyampaikan aspirasi kepada partai berlambang banteng moncong putih tersebut agar memberikan rekom kepada Sugiri Sancoko dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo yang akan dilangsungkan 9 Desember mendatang.

Kegiatan ini menurut Ketua Relawan, Sukijo, dilakukan untuk merespon gerakan kubu sebelah (petahana, Ipong Muchlisoni, red) yang telah memberangkatkan beberapa orang Kepala Desa ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan.

“Kami yakin bahwa PDI Perjuangan sebagai partai besar yang punya integritas tidak akan terbeli hanya dengan nilai milyaran rupiah,” katanya di depan forum, yang disambut tepuk tangan para relawan.

Menurutnya, para kepala desa yang berangkat ke Jakarta adalah orang-orang yang mementingkan perutnya sendiri. Dirinya bersama rekan-rekan yang mendukung bakal calon bupati yang akrab dipanggil Pak Giri tersebut karena telah merasa kecewa dengan kepemimpinan Ipong Muchlisoni selama ini.

“Sejujurnya, diantara kami banyak yang tadinya adalah pendukung petahana. Namun sekarang berbalik arah karena kami merasa dibohongi, selama ini tidak ada satupun janji bupati yang terealisasi. Biar nanti masing-masing perwakilan relawan yang menjelaskan,” ungkapnya.

Dalam acara yang dihadiri tidak kurang dari lima ratus orang tersebut, hadir perwakilan dari Relawan Semut Ireng, Relawan Srikandi, Paguyuban Pedagang Kaki Lima dan Pedagang Pasar Tradisional, khususnya Pasar eks stasiun. Kemudian terlihat ada beberapa orang perwakilan dari Partai Demokrat, PPP, Gerindra selain dari PDI Perjuangan sendiri. Tak ketinggalan Paguyuban Pengemudi Ojek, Becak Motor, Petani, Seniman dan Asosiasi Persewaan Peralatan Pesta Kabupaten Ponorogo. Bahkan dari kalangan santri, perwakilan Tim 9 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Ponorogo dan Komunitas Masyarakat Santri yang merupakan komunitas alumni Pondok Pesantren Gontor juga hadir serta dari kelompok spiritual dan kasepuhan yang ada di Ponorogo. Mereka yang hadir mewakili elemennya masing-masing dalam kegiatan tersebut membulatkan tekad menyampaikan pernyataan sikap mendukung penuh pencalonan Pak Giri.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ponorogo, Bambang Yuwono mengatakan dirinya merasa terharu dengan semangat dari para relawan.

“Sudah lama kita tidak melihat (gerakan) ini. Sebuah gerakan yang jujur, spontan dan partisipatif. Ini penting dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang demokratis dan berpihak pada kepentingan rakyat kecil,” ujarnya.

Dikatakannya, ini adalah sebuah kehormatan, dimana partai yang menaunginya diminta untuk mengusung Bakal Calon Bupati yang telah memperoleh rekomendasi langsung dari masyarakat Ponorogo.

“Sudah tugas kita untuk menerima, menyalurkan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Dan kita yakin Pak Giri mampu menandingi (kekuatan petahana) bahkan memenangkan kontestasi ini,” kata Anggota DPRD Jawa Timur yang akrab dipanggil Pak Logos ini di depan awak media.

Meski demikian, dirinya menyatakan bahwa posisi hari ini, pihaknya masih menunggu keputusan dari DPP. Semoga dengan kegiatan ini dan pernyataan sikap dari segenap unsur relawan mampu meneguhkan sikap Ketua Umum dan DPP untuk tetap memberikan rekom kepada Pak Giri sekaligus menangkis potensi serangan politik uang. (ian)

Reactions

Post a Comment

0 Comments