Gempita Pemerintah Desa Dengkol menyelenggarakan selamatan desa

Foto: Didik Gatot Subroto (Endang/Jagad Pos)

Malang - Meskipun masih dalam suasana pandemi covid 19,Pemerintah desa Dengkol tetap melaksanakan kegiatan selamatan desa nguri-uri sesuai masukan dari para sesepuh desa Dengkol,yang terpenting menjadi pedoman panitya yaitu tetap mengutamakan protokol kesehatan selama kegiatan berlangsung .Agus Affandi selaku kepala Desa Dengkol menjelaskan selama kami masih mentaati dan mengutamakan protokol kesehatan tidak ada yang salahnya kalau pemerintah desa Dengkol menyelenggarakan kegiatan yang bermanfaat,nguri-uri merupakan adat budaya yang harus tetap dilestarikan,karena dengan menyelenggarakan selamatan desa ini kita mengharapkan keberkahan dan keselamatan dari Allah SWT apalagi pandemi covid 19 yang tidak kunjung selesai penangannya.Agus Affandi melanjutkan penjelasannya tujuan dari pelaksanaan selamatan desa ini adalah juga bentuk untuk melestarikan budaya yang masih tersisa karena sudah banyak yang tergusur dengan budaya barat,kalau bukan kita siapa lagi yang akan melestarikannya,karena lestarinya budaya lokal menunjukkan jati diri desa,"jelas kepala desa.Kegiatan ini disambut sangat meriah oleh seluruh masyarakat desa dengkol yang memang telah merindukan adanya hiburan didesa karena covid 19 kebanyakan warga mentaati protokol kesehatan dengan berdiam diri dirumah.

Foto: Seni Kuda Lumping (Endang/Jagad Pos)

Selamatan desa ini dimeriahkan oleh hiburan kuda lumping yang sampai saat ini masih bisa dilestarikan.Drs.Didik Gatot Subroto selaku ketua DPRD yang dalam hal ini mewakili Bupati Malang yang tidak dapat hadir sangat mengapresiasi kegiatan dari pemerintah desa Dengkol ini,dalam penjelasannya Didik menyampaikan kegiatan ini sangat bermanfaat sekali,bisa membuat masyarakatnya gembira semua.Didik Gatot Subroto berharap semoga dengan dilaksanakan selamatan desa ini masyarakatnya sehat,tambah makmur dan terhindar dari covid 19.Dalam sambutannya ketua DPRD kabupaten malang ini menyampaikan slamat kepada ketua RT dan ketua RW karena pemkab Malang telah mengupayakan intensif sebesar Rp 250 ribu setiap bulannya.Didik juga memohon doa restu   dari seluruh warga desa Dengkol semoga ditahun 2022 bisa terlaksana Bandara Abdul Rahman Saleh bisa menjadi Bandara Internasional ,kalau nanti ABD Saleh sudah menjadi bandara internasional pasti nanti akan membutukan banyak tenaga kerja karena akan banyak berdiri pergudangan Cargo dan sudah pasti menjadi tugas ketua DPRD untuk meminta kepada Panglima TNI-AU agar bisanya diprioritaskan untuk penerimaan tenaga kerjanya dari desa dengkol dan bunut Wetan dulu.Tampak hadir Camat dan Sekcam  Singosari,perwakilan dari Dinas Pariwisata.(End)

Reactions

Post a Comment

0 Comments